Harus kemana lagi ku cari ?
Seolah bumi sudah menelan sosok dirimu …
Berusaha ku jalani segala sesuatunya sendiri .
Tanpamu … tanpa penjagaanmu …
Kuyakinkan diriku ,, AKU BISA !
Aku pasti bisa tanpamu ...
Teringat kisah lalu saat bersamamu ...
Sekali lagi ku ingin utarakan maafku .
Tapi , dirimu sudah tak dapat lagi kutemukan .
Dirimu pergi ... pergi membawa separuh jiwaku ...
Yang ku sesali ,
Mengapa kau kau bawa separuh jiwaku ikut dengan kepergianmu ?
Kembalikan !
Kembalikan separuh jiwaku itu .
Ku inginkan jiwaku yang utuh .
Aku mohon ... kembalikan separuh jiwaku .
Ku inginkan jiwaku yang utuh .
Masih dengan sendiriku ...
Masih menunggumu .
Berharap waktu mengembalikanmu kepadaku .
Maafkan aku karena sudah menyakitimu ...
Kini kusesali kesalahanku .
Tak seharusnya dirimu ku biarkan pergi .
Rasa kecewaku karenamu , menjadi boomerang bagiku .
Kini , aku kehilanganmu .
Sosok yang paling mengerti aku .
Siapa yang patut di persalahkan?
Aku ... kamu ... atau dirinya ?
Hatiku jelas mengatakan kamu dan dirinya yang bersalah .
Kalian sudah membawaku masuk di kehidupan kalian yang tak beraturan .
Namun bagimu dan juga baginya ...
Akulah orang yang patut untuk di persalahkan .
Seandainya kau tak pernah bertemu denganku ...
Tidak pernah mencintaiku ...
Tidak akan pernah ada yang merasa tersakiti sekarang .
Kini diriku , dirimu , dan juga dirinya , merasakan sakit yang tak terkira .
Tahun demi tahun sudah berlalu ...
Kenangan ini masih sangat membekas di hati .
Mengapa masih juga tak dapat ku temukan dirimu?
Aku mulai lelah dan letih mencari , menunggu , dan berharap padamu ...
Kemana perginya kamu?
Berharap , kita masih “di tempat” yang sama .
Ketakutanku , jika ternyata dirimu pergi ke tempat yang takkan pernah dapat aku jangkau sama sekali .
Satu dunia saja , aku sudah hampir menyerah dan putus asa .
Apalagi kalau dua dunia?
Dimana dirimu berada?
Ku ingin bertemu ...
Lanjutkan kisah yang terputus itu .
Kenangan ini benar-benar menyiksaku .
Karena kenangan ini telah memaksaku untuk slalu dan slalu berharap temukan dirimu .
2 komentar:
kenangan memang bgitu sulit untuk di lupakan........sepahit papun kenangan tu,,,kan tetap membekas di fikiran dan di dalam hati kita.
kamu gak perlu mencarinya lagi.......percayalah jika kalin berjodoh Tuhan kan mempertemukan kalian kembali.....dan menyatukan cinta kalian untuk selama - lamanya sampai Tuhan menjemput kalian berdua......
Kita dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila kita mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari. Hiduplah hari ini. Karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit. Hiduplah
apa adanya. Karena yang ada hanyalah hari ini; hari ini yang abadi... :)
Posting Komentar