Kamis, 28 Januari 2010

Menyerah ...


TuT … tUt … TuT …
(nada telf >>> tersambung …)


“Iya bey ?” jawabku …

“Bey … aku engga bisa ! “

“Engga bisa gmn sih ? Maksud kamu apa sih bey ? “
bingung mode on*

“Aku udah gag bisa jalani hubungan ini lagi .
Maafin aku bey .. maaf . “

“Kenapa ? Aku salah apa sih bey ? Salahku apa ? “
tanyaku penasaran .

“Kamu gag salah .. Aku yang salah !”

“Maksudnya ? Emang kamu salah apa ?
Selingkuh ? kalo memang kamu selingkuh .. gpp bey , aku terima . Asal kamu mau jujur aku mau maafin dan jangan di ulangi lagi .”

“Sumpah demi Tuhan , aku engga pernah sedikitpun punya fikiran buat selingkuh .
Aku engga bisa aja jalani lagi sama kamu .
Bukan karena aku engga cinta kamu lagi ato malah aku selingkuh ato apa . “

“Hla trus karna apa bey ? Kurang sabar apa coba aku bey ?”

“Justru karna itu bey . Aku kasihan sama kamu . Slama denganku , aku engga pernah bisa buat kamu seneng . Di saat kamu butuh aku buat share masalah masalah kamu aku juga gag pernah ada . Di moment moment special , aku juga gag pernah ada . Slalu saja begitu … Aku kasihan , kamu slalu aku tingal tingal mulu .”

“Apaan sih bey ? Udahlah … Aku tau kug , kamu khan sibug sama kerjaanmu  .
Lagian , aku gag masalahin itu kug . “

“Tapi itu masalah buatku bey ,
Aku merasa gagal jadi cowo tau gag . Dan sebenarnya bukan karena itu saja . Banyak alasan yang membuat aku nekad ambil keputusan ini bey .”

“Truss , apa ?” teriakku …

“Pertama , kamu tau aku orangnya tertutup . Aku engga suka kamu cerita sama ciciKu soal hubungan kita ini . “ (cici : sebutan kakak perempuan >> Chinese)

“Wajar dung bey … Emang kenapa ? Salahnya dimana coba ?
Cici juga sering curhat soal si teted (koh teddy) .”

“Kalo soal dia mau cerita soal teted ato sapa ma kamu , aku gag mau tau .
Tapi masalahnya , aku paling gag suka ada yang ikut campur dengan masalahku .
Hubungan kita berdua .. biarlah jadi rahasia kita berdua , gag perlu kamu omongin ma siapapun . Cukup kita saja yang tau .”

“Kug gitu ? Kamu sadar gag , kamu itu …EGOIS .
Seharusnya kamu tuh seneng aku bisa deket sama family mu … “

“Aku memang seneng kamu bisa deket sama familyku … tapi gag perlu cerita soal hubungan kita . Masalah masalah kita .”

“Ya udah , aku minta maaf . Aku yang salah …”

“Ngapain minta maaf … Khan aku udah bilang , aku yang salah .
Terlalu banyak perbedaan diantara kita bey …
Aku memang cinta kamu . Tapi aku gag bisa .
Bila semakin lama lagi hubungan ini kita jalani , kita hanya akan menambah rasa sakit nantinya . Makadari itu , aku lebih memilih tuk akhiri sekarang . Sebelum semuanya semakin jauh , dan semakin merasa tersakiti nantinya .
Maaf bey , aku menyerah … “

Aku terdiam …
Air mataku jatuh menetes …
(Tuhan … apalagi ini ? Kenapa kau ciptakan begitu banyak perbedaan di antara kita ? Slama ini aku sudah begitu banyak berharap dengan hubungan ini . Lalu , mengapa malah berakhir seperti ini ? sa…kiiiiittt !) aku menangis terisak …

                “Bey … kamu … nangis ?
                Udahlah bey,berenti tangisi aku .
 Aku gag pantes kamu tangisi bey.
                Kamu pantes dapetin cowo yang lebih baik dari aku bey .
                Lain kali,carilah yang seagama .
Biar cerita kita ini , tidak terulang lg. “
               

“Kamu jahad bey … jika memang kamu tau semua itu takkan mungkin , lantas mengapa saat pertama kamu meyakinkan aku bahwa semua itu mungkin ?”

“Aku tidak bilang bahwa semua itu mungkin . Aku hanya yakinin kamu waktu itu , bahwa semua pasti akan ada jalannya seniri nanti . Dan ternyata beginilah jalannya bey …
Sadar bey … jika semakin jauh , kita akan semakin tidak bisa berpisah . Dan pastinya akan jauh lebih sakit lagi dari sekarang jika kita berpisah nanti . “

“Ia aku tau bey …
Kalo memang itu keputusanmu …
Ya mau apa lagi ?
Maaf jika slama ini aku engga pernah bisa jadi seperti apa yang kamu mau bey.”

“Ia , gag masalah bey …
Maafin aku ya ?
Kita masih bisa berteman .
Janjiku denganmu … setahun ini , aku engga akan mencari penggantimu dulu . Demi kamu … Aku sayang kamu bey …”

Tut … tUt … tUT …
(sambungan terputus)
 

AKU DI TAWAR ???




AKU DI TAWAR ???

"  Sekarang aku tau kenapa si Ryan itu cinta berrat sama kamu dek , kamu tau mengapa ? karena kamu itu special . Mungkin orang yang belum mengenalmu akan memandangmu sebelah mata . Tapi jika mereka sudah mengenalmu jauh , mereka bakal takjub . Karena mas pun merasa seperti itu . "


 " Kug gitu mas ? maksud mas ? "

" Lama engga ketemu , sekarang kamu beda ya ? Kucel tau ga ,,, mungkin kalo Ryan tau kondisimu saat ini dia bisa lari . hahaha ... "

Sialan nih org ,, abis bikin aku terbang malah di jatohin sekarang . Maunya apa sih nih orang ... menyebalkaaannndd !!!!!! Dx (kataku dlm hati)


"Biarin aja dia lari , aku juga udah engga butuh kug . Emang cowo cuma ada dia ." jawabku sedikit tak terima .

"Yakin ? yakin ... ? kalo mas bilang kemaren abis ketemu Ryan gimana ? "

"Hah ... yang bener mas ? ketemu dimana ? dia sekarang gimana ? baik baik saja kan keadaanya ?" tanyaku cemas .

"Tuh kan , mas bilang apa ? kamu itu masih mengharapkan si Ryan alias jalil itu dek . Padahal khan mas masih disini nungguin adek . "

"maksud mas ? gag lucu taooo .... !!!!!!  Manyun mode on*

"Beneran dek , mas udah suka adek lama . Waktu pertama kali dikenalin di counter si Ryan itu mas memang belum ada perasaan apa apa . Tapi waktu kita ketemu di kudus , mas baru ngerasain hal yang beda . Semakin lama mengenalmu , mas jadi makin tau siapa kamu . Jujur saja , awalnya mas malah ngeremehin kamu . Tapi sekarang keadaan menjadi berbalik dek . "

" Mas sadar engga sih apa yang mas omongin ? maksud mas apa mas ? udahlah ... gag lucu becandaanmu tau . "

"Aku bisa kasih kamu lebih dari yang Ryan kasih . Ryan pernah bilang padaku seperti ini . Winda itu investasi masa depanku mas . Awalnya aku tidak mengerti apa maksud dari perkataanya . Tapi lama lama aku tau dan mengerti . Dia bilang begitu karena kamu itu memang masa depan . Awalnya aku bandingin kamu sama mba Ria (tante ria) , aku bilang sama Ryan kalo si Ria itu lebih cantix dan terawat dari kamu . Maaf sebelumnya , tapi aku hanya berusaha untuk jujur saja denganmu dek .Tapi setelah itu , aku berpikir sebaliknya . Ria itu cantix , karena sering di poles salon saja . Dia juga banyak duit , jd mudah saja buat beli make up , dan gampang saja facial atau apalah . Dan aku yakin , make up si Ria itu harganya pasti ratusan ribu , bahkan bisa lebih . Tapi berbeda denganmu , kamu itu polos , tampil apa adanya , lugu , gag neko neko . Asal ada yang mau investasi sedikit saja untukmu , itu akan membuahkan hasil . Di poles sedikit saja , pasti kamu akan sangat menarik . Dan saat ini , ijinkan aku untuk berinvestasi denganmu . Aku ingin kamu jadi masa depanku dek . Aku lelah mencari , awalnya aku ingin seorang gadis yang salekhah , berjilbab . Tapi aku sadar sekarang , orang berjilbab . Tertutup luarnya belum tentu dalamnya juga tertutup . Awalnya sih aku mencoba berfikir positif saja , yakinkan diriku bahwa sekarang itu zaman uda modern . Tren anak muda sekarang juga semakin baru dan baru . Fresh dari hari ke hari , tapi setelah aku bertemu denganmu . Semua pikiranku itu buyar ... , kamu yang aku cari dek . Kamu ... , aku tidak perduli dengan keluargamu , status sosialmu atau pendidikanmu . Karena yang aku inginkan itu bukan keluargamu , status sosialmu , atau bahkan pendidikanmu . Tapi yang aku inginkan itu hanya kamu . Aku berjanji akan memberikanmu status baru , dengan begitu orang orang bakal meninggikanmu dan tidak ada lagi yang rendahin kamu . Kamu engga perlu kerja pontang panting hanya untuk meraup gaji yang tak seberapa itu dek , kamu juga engga perlu pusing pusing mikirin gimana caranya agar bisa keluar dari rumah . Karena aku dan keluargaku siap menampungmu . Asal kamu setuju , semua itu mungkin . Aku tidak akan memaksamu untuk menikah denganku . Aku juga sadar bahwa aku masih muda , masih banyak yang harus aku capai . Saat ini aku hanya ingin kamu menjadi masa depanku . Kalau kamu ingin kost , aku kost'in . Aku cariin jauh lebih bagus dari kostmu yang dulu . Cuma mungkin dulu kamu di pegangin motor sama si Ryan . Kalo itu aku engga bisa dek , aku engga punya motor . Cuma ada mobil satu , tapi mobil satu itu selalu siap sedia nganter kamu kemana saja malah plus sama sopirnya . hehe ,, gimana dek ? "

"Aku engga tau , aku bingung mas . Jujur , siapa sih yang engga mau di kasih semua itu . Tapi , mba Indah itu juga temanku mas . Semua orang punya masalalu mas . Termasuk aku dan juga mba Indah . Jika kamu bisa terima masalaluku lantas mengapa tidak dengan mba Indah ? Seandainya aku yang ada di posisi mba Indah , mas juga pasti engga mau menerimaku bukan ?"

"Ya iyalah dek , tapi kenyataanya kamu lebih baik dari dia . Sebobrok bobroknya cewe iya Indah itu . Dia hanya anak manja dari keluarga mampu ,  yang hanya bisa andalin uang dari keluarganya , dari luar sih tertutup tp tau dalemnya gimana ? Ancuurr dek ,, "

"Astagfirullah mas , mas sadar engga apa yang mas omongin ? Seburuk apapun dia , dia tetap mantan tunangan mas Irfan khan ? Setidaknya mba Indah pernah mengisi hati mas dan pernah menjadi orang special di hati mas irfan . Aku tau , mas sakit hati dengan nya . Tapi , kenapa aku yang buat pelarian mas ? "

Tak terasa air mata keluar dari kedua mata indahku ....
Tuhan ... apa lagi ini ? Apa saat ini Engkau sedang mengujiku ? (tanyaku dlm hati)

"Kamu salah dek , brarti dari tadi kamu engga menyimak apa yang aku omongin ya dek ? Aku suka kamu dari dulu . Waktu kamu nemenin si Ryan ke kudus dan kita ketemu di sana . Semenjak itu aku rasakan hal yang beda . Semakin lama mengenalmu , perasaan ini semakin bertambah . Aku mencoba menekan perasaan itu karena waktu itu statusmu adalah pacar dari sahabatku . Tapi , setelah kamu ada masalah sama Ryan dan juga si Ria . Tiba tiba kamu menghilang , Ryan juga menghilang . Dan aku adalah orang pertama yang merasa kehilangan kamu . Aku menyesal sudah sembunyiin kenyataan antara si Ryan dan juga si Ria dari kamu . Mungkin jika waktu itu aku memberi tahumu dari awal , kamu engga akan tersakiti seperti ini dek . Aku juga menyesal , mengapa tidak dari dulu saja aku menyampaikan semua ini . "

"Aku bingungg mas ,, beri aku waktu untuk memikirkan semua . Karena posisiku adalah sebagai sahabat mba Indah sekarang , jadi aku akan merasa sangat bersalah jika aku menerimamu . Aku harap mas mengerti posisiku . ya sudah ,, udah malam ... aku pulang dulu ya mas ."

"e..eh ,, aku belum tau numb telf mu dek . Yang dulu udah engga aktif  ya ? "seraya menarik kedua tanganku ...

"Iyalah mas , orang HPku khan di jual mas Ryan waktu itu . Trus di ganti yang baru yang ternyata HPnya itu ngambil dr counter milik si Ria . Ya mas main saja ketempatku ... ,, oke ? "

"Bener boleh main rumahmu ? tumben boleh ... Biasanya engga boleh , malu . "

"haha ... iya itu khan dulu. Lagian apa yang mesti aku umpetin , khan mas uda tau semua tentangku . Kalo malu sih masih mas . Rumahku seperti itu , siapa yang engga malu coba . Tapi , aku mensyukuri apa yang ada . " :))

"Iya udah , oke deh kalo gitu . " :))


Seandainya kau tahu


Seandainya kau tau isi hatiku bey …
Saat ini , semua fikiranku hanya tertuju denganmu .
Sampai kapan semua rasa ini membelengguku ?
Sedang ku tahu dirimu bukanlah untukku .
Ku cinta kau lebih dari apapun …
Bahkan ku cinta kau lebih dari diriku sendiri bey ,
Andai kau tau itu …


Rabu, 13 Januari 2010

"Making in Love "


“Making in love”.. kalimat ini sesalu saja mengusik fikiran ku. Sudah ku coba untuk dapat memahami,tetapi tetap saja.. “aku tidak mengerti”. Sempat terlintas untuk mencoba,tetapi aku tidak cukup berani untuk itu. Walaupun aku tahu dengan pasti ada beberapa teman yang pernah melakukanya (bahkan dapat di bilang sering) mengatakan bahwa itu asyik. Aku masih saja tidak percaya. Bukan..bukan tidak percaya,, tidak cukup berani lebih tepatnya.

Sejenak.. ku mulai bertanya-tanya,sakitkah itu ? lalu apa yang membuat mereka berbuat seperti itu? apakah karena cinta ? benarkah cinta harus di utarakan dengan itu (making in love) ? tidakkah ada jalan lain selain itu?
Pertanyaan demi pertanyaan muncul satu persatu di otak ku..
Dan,semakin aku berfikir keras untuk itu. Aku semakin tidak mengerti.
Ku ingin mengerti,tapi tetap saja tak ku mengerti.

Lalu.. Apa sih definisi dari “dewasa” itu?
Benarkah seseorang yang menganggap bahwa dirinya itu “dewasa” benar-benar dewasa?
Benarkah semua orang yang sudah “dewasa” pernah melakukan hubungan seperti itu?
Entahlah.. Tapi aku tidak setuju dengan itu.
Menurut ku,se”dewasa” apa seseorang itu..PASTI..mempunyai sisi kekanak-kanakan masing-masing.
Bagiku definisi dari “dewasa” itu.. Tahu apa yang mesti dilakukan. Dapat membedakan mana yang boleh di lakukan dan mana yang tidak boleh di lakukan.
Karena semua hal di dunia ini mempunyai batasan-batasan tersendiri.
Tetapi,tidak menutup kemungkinan juga kalau akhirnya aku terpengaruh.. Karena aku tidak tahu apa aku ini sudah “dewasa” dan dapat di bilang “dewasa”. Hanya orang lain yang mampu melihatnya..
 

PENYESALANKU




Semua salahku TUHAN…
Ku biarkan diriku terhanyut terlalu jauh..
Entah perasaan apa ini TUHAN..
Semua begitu terasa aneh buatku.
Jika memang cinta..
Lalu mengapa aku terlalu lamban menanggapinya?
Jika bukan cintapun..
Lalu,mengapa aku merasa sakit karena keputusannya?
Apa sih mauku?
Bukankah dari awal aku yang selalu menolak?
Lalu mengapa sekarang aku justru merasa kehilangan?
Apa sih kelebihannya?
  Hingga aku begitu merasa tersakiti sekarang..

BIMBANG



Tuhan..
Salahkah aku?
Kenapa setiap orang yang mengenal ku slalu menaruh harap dengan ku?
Walau sebenarnya  aku tidak berharap begitu..
Sesungguhnya aku malah terbebani dengan semua ini Tuhan..
Tuhan..
Ku ingin mereka mengerti..


Dan,untuk kali ini..
Semua menjadi berbalik,,
Mengapa begini?


Siapa dia Tuhan?
Mengapa rasa aneh ini menjeratku?
Rasa ini benar-benar membebani ku..


Seandainya aku harus berlari jauh..
Aku akan berlari sejauh mungkin,bila memang itu dapat  merubah keadaan saat ini.


Tuhan..
Apa semua ini salah ku?
Lalu apa yang harus aku lakukan?


Sesungguhnya,aku tahu bagaimana maksud dan tujuanya..
Seharusnya aku tersinggung..
Lalu.. mengapa malah seperti ini?


Dari semua..
Ku ingin bertanya,,

Jika memang mungkin..
Apa aku berdosa?
Berdosakah aku tuhan?
Sedang aku tahu hubungan ini tidak akan pernah mungkin terjadi.

Semua salahku TUHAN…
Ku biarkan diriku terhanyut terlalu jauh..
Entah perasaan apa ini TUHAN.. semua begitu terasa aneh buatku.
Jika memang cinta.. lalu mengapa aku terlalu lamban menanggapinya?
Jika bukan cintapun.. lalu,mengapa aku merasa sakit karena keputusannya?

Apa sih mauku?
Bukankah dari awal aku yang selalu menolak?
Lalu mengapa sekarang aku justru merasa kehilangan?
Apa sih kelebihannya?
Hingga aku begitu merasa tersakiti sekarang..

Selasa, 12 Januari 2010

PACARKU SEORANG GIGOLO




“Yank,hubungan kita sudah ketahuan sama tante!. Mulai sekarang kita harus lebih hati-hati lg yank.”sambil menundukan kepalanya.

          “hah?? Tante? Tante kamu? Truss? Salahnya dimana coba? Emang kenapa sih bey kalo ketahuan? Khan malah baguz.. syukur lagi kalo hubungan kita ini di restui bey.”
         
“Kamu engga tau betapa rumitnya hubungan ku dengannya sih yank.Kemaren HP ku tertinggal di counter,truss waktu kamu kirim mesg ke aku,tante baca mesg kamu yank,itupun tanpa sepengetahuan ku.Akibatnya aku berantem deh tuh ma dia.”
         
“Luh.. kuk gitu sih bey? Emang masalahnya tuh dimana coba? Aku jadi bingung.”
         
“Yank,sebenarnya ada sesuatu yang aku sembunyiin dari kamu.Sebenarnya aku mau sampaikan hal ini  dari awal,tapi aku takut kamu malah berbalik membenci ku.”
         
“Bey.. ada apa sih? Kuk serius gini.Bilang bey.. jangan buat aku bingung seperti ini.Bukanya kita sudah sepakat untuk saling terbuka satu sama lain bey? Bilang padaku yang sejujurnya.Walau sakit,aku akan coba menerima bey..janji!”
         
“Oke.Tapi janji jangan putusin aku karena masalah ini yank!”minta ryan memelas.
         
“Engga mungkinlah bey.. aku tuh cinta mati ma kamu bey.Mana mungkin aku putusin kamu cuma karena hubungan kita tidak di restui oleh tantemu.Cintaku engga sekecil itu bey.”aku mencoba meyakinkan.
         
“Tapi yang slama ini aku maksud tante,bukan tante dalam artian masih saudara melainkan “tante-tante”.
         
“hah??” serasa pisau menikam jantungku…sa..kii..tt!!
Tuhan..jadi slama ini???
Astagfirullah.. mengapa aku terlalu banyak menaruh harapan denganya.Ternyata dia justru menyimpan bangkai yang slama ini tak juga tercium oleh ku.
         
“bey.. aku engga nyangka kalau kamu setega itu denganku.Sejak kapan bey kamu sembunyiin hal ini dariku?Apa sih bey kurangku?Apa iya kamu se”brengsek” itu?
Nunggu satu atau dua tahun lagi apa terlalu berat buatmu bey?Jika aku sudah lulus sma semua akan ku berikan bey.. cintaku.. sayangku.. dan juga “diriku”.Kamu.. jahat bey.. jahaaatt!!”airmataku mulai menetes dan jatuh.
          “Maaf yank.. maafin aku.Demi Tuhan aku tidak bermaksud untuk sakitin kamu!!”
         
“Tidak!!! Jangan bawa-bawa “Tuhan” bey.. dia akan jauh lebih murka denganmu.Apalagi dengan “kebusukanmu”slama ini.Begonya aku sudah percaya kamu bey.Jika sudah seperti ini aku harus bagaimana?Aku tidak mungkin tinggalin kamu.Sudah terlalu banyak aku hutang budi denganmu”.aku sedikit menyesal.
         
“Ya ampun yank.Tidak pernah sedikitpun aku permasalahin itu,karena kamu adalah tanggung jawabku,”masa depanku”.Maaf.. sekali lagi aku minta maaf yank.Sebenarnya jauh sebelum aku mengenalmu,aku sudah bersama dia(tante ria).Dan semua fasilitas yang aku punya  itu dari dia.Entah itu counter,rumah,mobil,sampai shogun merah yang kamu pakai itu juga dari dia.Bahkan,uang sehari-hariku juga dari dia yank.”
         
“Truss?? Jadi uang yang kamu pakai buat bayarin kost ku dan ujian ku kemarin itu juga dapet dari dia bey? Bey..bey..kalau seperti ini aku merasa menjadi orang paling jahat sedunia.Aku tidak salahin tante jika sampai dia marah dengan kamu dan bahkan membenci aku.Karena saat ini aku merasakan hal yang sama dengannya bey.. hanya satu,yaitu sakiiitt!”

“Tapi kamu tidak putusin aku khan yank?inget tadi kamu sudah janji.Janji harus ditepati.Aku juga janji,aku akan tinggalin tante demi kamu.Aku lebih baik lepasin tante daripada aku harus menanggung beban karena kehilangan kamu.”ryan memohon.

“Tapi bey,aku tidak yakin aku bisa.Lebih baik kamu lepasin aku aja bey.Kamu belum tentu sanggup juga kehilangan segala fasilitas yang kamu dapet slama ini.Lebih baik aku saja yang pergi,apalagi kamu sudah lebih dulu mengenalnya ketimbang aku.
Sebenarnya ada sesuatu juga yang aku sembunyiin dari kamu”.
         
“Apa itu yank?”Tanya ryan penasaran.
         
“Sebenarnya tadi malam tante uda sms aku,pakai ngancem segala.Awalnya aku kira itu selingkuhan kamu.Tapi ternyata malah lebih parah dari itu.Mungkin kalau kamu selingkuh di belakangku aku masih bisa terima dan maafin kamu bey.Tetapi kali ini berbeda,semua jauh dari kemampuanku.Dia ngancem bakal bunuh aku atau suruh orang buat perkosa aku rame-rame.Coba kamu bayangin bey,bagaimana kalau itu benar-benar terjadi.Jika kamu sayang padaku,please..lepasin aku!Aku takut bey..,,sumpah aku takut setengah mati.”
         
“Jahad kamu yank,jadi ini kado special yang kamu berikan di hari ulang tahunku?Aku kira kamu lupa,tapi aku malah tidak menyangka jika kado yang kau beri melebihi perkiraanku.”
         
“Maksud kamu?Jadi hari ini hari ultah kamu?Astagfirullah bey,aku lupa.Maaf..”aku sedikit merasa bersalah.   
 

Rabu, 06 Januari 2010

FIRST LOVE



FIRST LOVE

“tOK..tOk.. toK..”
Terdengar beberapa kali pintu rumahku terketuk.
         
“Tante,windanya ada?”
         
“oh..Winda? iya ada.. tunggu bentar ya?”

*

“Wind,bangun! Ada temanmu di depan.”
         
“arrrrgghhhh… siapa sih bund? Masih ngantuk nih! Hooooaammm…,”

Sambil gentoyotan ku bangun dan bergegas ke depan.
(oh Tuhan! Apakah ini benar dirinya? Benarkah ini dia Tuhan? Benarkah Aga? Aga mantan kekasih yang sekaligus adalah FIRST LOVE diriku. Tapi,apakah ini dirinya?) tanyaku dlm hati.
Ku tatap dirinya dari ujung kaki hingga ujung kepala.
(Tuhan… mengapa begini? Ada apa dengannya? Apa dia seorang pemakai narkoba? Atau.. penyakit apa sebenarnya yang menggerogoti dirinya? Hingga badannya terlihat begitu sangat kurus kini. Apakah ini benar Aga yang dulu ku kenal? Fisiknya benar-benar sudah berubah).

*
          “Cie elah.. Aga.. Endra.. Tumben kesini? Ada apa nih?
          Ku baru bangun tidur nih,ku tinggal mandi dulu ya?”

          “Iya udah,mandi gih..  Ku tunggu di sini ma Endra” 
balas Aga.

*
          “Lama ya nunggu aku mandi?”
Sambil mengusap-usap rambut basahku.

          “Ah,engga papa kug.. Nyantai aja lagi.”
Jawab Aga.

*
Berjam-jam Aku,Aga dan juga Endra bercerita tentang masa-masa dahulu,masa-masa SMP lebih tepatnya. Masa dimana Aku dan Aga pernah berpacaran.

(oh Tuhan.. ternyata dirinya masih ingat betul tentang hubunganku dulu dengannya. Bahkan akupun sempat terlupa tentang beberapa kejadian dahulu. Tak ku sangka dirinya ingat akan semua itu.)      

Di sela-sela pembicaraan aku menjadi mengantuk.
          “hoooaammm….ngantuk!”
          “Aga,Endra.. Pulang gih..! Aku udah ngantuk berat nih.
          Udah malam,ga enak juga ma tetangga.”
Mintaku.

          “oh,Jadi ngusir nih ceritanya? Oke..
          Padahalkan aku masih kangen tau. Secara udah lama ga ketemu gitu”
jawab Aga.

          “iya tau.. ,Tapi ini khan udah malam Ga.”
Jawabku ketus.

“Udahlah Ga, masih ada lain waktu. Kasihan Winda,uda ngantuk gitu. Apalagi ini khan juga udah malam. Besok ada Kuliah juga khan?” sela Endra.

“Iya deh, Pulang dulu ya Nok?” pamit Aga.

“Oke.. CU” balasku.

*
          “Wind,sini deh.. Bunda mau tanya.”
Seraya menarik kedua tangan ku.
         
          “Kenapa bund?”

          “Itu tadi temanmu namanya siapa?
Itu Aga ya? Bener Aga bukan? Temen SMP mu dulu itu ya? Yang sering main kesini.       
Bunda coba menginvestigasi.

“Iya bunda.. itu memang Aga. Kenapa bund?”

“Dia pakai Narkoba ya?
Tanya Bunda kepadaku.

Duarr… Serasa petir baru menyerang tubuhku. Lidahku kaku.. Bingungg mau menjawab apa.
“Gaglah bund.. mana mungkin Aga seperti itu. Bunda khan tahu sendiri Aga itu seperti apa? Baik,Sopan,Santun,Pinter.. apalagi ya?? Hemm…

“Hallah.. itu khan dulu. Beberapa tahun yang lalu. 4tahun itu cukup buat merubah diri seseorang Wind. Bunda sih Cuma minta kamu jeli saja, inget  sayang.. kamu jangan sampai buat kesalahan lagi lho ya?
Masalahmu dengan si RYAN kemarin saja sudah cukup menyita tenaga Ayah dan Bunda. Dan termasuk diri kamu sendiri juga khan?”
Bunda mencoba mengingatkanku…

*
17.30 Rumah Endra
         
          “Aga.. sini deh!
          Aku mau tanya sesuatu, dan Aku ingin kamu jujur!”

          “Tanya apa sih bhi ? (bhi=chabhie)

          “Kamu.. ngeDRUGS?”
Tanyaku penasaran.

          “hah?? Apaan sih bhi.. Gaglah..”

          “Jujur Ga.. Jujur padaku..”
Mintaku sedikit memaksa.

          Fiiiuuuhhfftt… ,,
Aga menghela nafas panjang seraya berkata,
          “I..iya.., Aku memang make. Lantas kenapa? Apa itu masalah buatmu?”

Saat itu juga,jantungku serasa berhenti berdetak… pengakuannya itu,sungguh tak terbayangkan olehku.
(Astagfirullah Tuhan..,, Ternyata dugaanku slama ini benar adanya.. begitu pula Bunda.)
“Kug.. kug bisa?
Ku dorong ringan dirinya, karena aku sedikit tak terima.

“Maaf  bhi.. Waktu itu Aku main ke __tut__ (menyebutkan nama tempat), ada seorang teman nawarin. Berhubung waktu itu aku lagi pusing, stress berat dengan berbagai masalahku. Aku ambil saja dan mencobanya.
Serasa mimpi.. Aku di bawa terbang..
Segala masalah hilang… “

(oh Tuhan.., betapa menyesalnya diriku. Tak ku sangka ternyata dirinya lebih rapuh dariku Tuhan..  “Maafkan aku Ga,karena telah menghilang slama ini”)


          “Truss.. slama itu,cewe kamu kemana aja?
          Kamu nyampe gag ke urus gitu”
Ego ku sedikit keluar.

“Waktu itu khan masih SMA bhi.. tepatnya saat aku masih duduk di bangku klas 1 SMA. Lah sedang pacarku itu kakak kelas.. jadi saat itu dia lagi sibuk-sibuknya buat persiapin UJIAN NASIONAL. Aku gag mau ganggu konsentrasi dia.”

“Truss.. sekarang kamu masih make ga?”
Aku mencoba sedikit menginvestigasi.

          “Udah engga kug. Bener!
          Arthur yang membantuku buat sembuh. Sekarang aku sudah bersih bhi. Bener!!!”
Aga mencoba menyakinkan aku.

*
20.00 di RUMAH ku

Aga masih juga menyembunyikan permasalahan nya. Endra sedikit mengerti permasalahanya tapi tidak denganku.
Aku tidak mengerti tentang dirinya dan permasalahanya…
          (Tuhan.. Andai saja ku dapat menolongnya…
Sedang untuk mencari jalan keluar dari segala permasalahanku saja,aku sudah cukup pusing di buatnya.)

HADUH..HADUH..



Now, Aga menghilang.. ga tau berada dimana dia sekarang..
Ku hanya berdoa,agar Tuhan slalu menyertainya.. dimanapun dia berada.

To:Aga.
Yakin pada dirimu sendiri Ga..
Jika kamu merasa itu mungkin.. Yakinlah jika itu mmg mungkin..
Aku yakin kamu dapat merubah segala sesuatunya menjadi lebih baik.


NB =  Nama tokoh menggunakan nama samaran.